Pariwisata Danau Toba Membutuhkan Pembenahan Serius

Danau Toba

JAKARTA, DanauToba.org — Publik Indonesia sudah mengetahui bahwa Kawasan Danau Toba telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia sebagai salah satu dari 10 destinasi unggulan pariwisata di Indonesia. Hal tersebut sudah digulirkan pemerintah sejak 2015 dan pada 2016 menjadi titik berangkatnya, apalagi setelah dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2016 Tentang Badan Otorita Pengelolaan Kawasan Pariwisata Danau Toba. Sejak tahun tersebut hingga sekarang tampaknya pariwisata Danau Toba membutuhkan pembenahan serius.

Baca...

Lahirnya Kebijakan Melarang Masyarakat (Adat) Batak Tinggal di Tepi Danau Toba dan Maraknya Pembelian Tanah di Tepi Danau

Tanah di Tepi Danau

JAKARTA, DanauToba.org ― “Lae, di kampung kita di pinggir Danau Toba itu, sudah banyak tanah yang dijual. Bisa tersinggir lama-lama orang Batak yang tinggal di pinggir danau. Ini sudah kritis lae,” demikian kutipan sebuah percakapan di WhatsApp (WA). Tampaknya kita melihat makin marak pembelian tanah di tepi Danau Toba. Ini memprihatinkan.

Baca...

Sukarelawan Australia Bergabung dengan YPDT

Sukarelawan Australia Bergabung dengan YPDT

JAKARTA, DanauToba.org – Hank van Apeldroorn (sukarelawan Australia) bergabung dengan YPDT. Hank memutuskan bergabung dengan YPDT karena ia tertarik program yang ditawarkan Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT). Ketika itu Hank baru tiga minggu berada di Australia pulang dari Kamboja. Pada saat itu, Hank membaca iklan AVI di salah satu media Australia tentang kebutuhan tenaga sukarelawan untuk YPDT, Hank tertarik dan mengajukan permohonan. Demikian cerita Hank pada saat berbuka puasa bersama di kantor AVI Jakarta, Kamis (15/6/2017). Hank akan bertugas selama satu tahun dan dimulai pada pertengahan Juli 2017.

Baca...