Pemerintah Mangkir pada Panggilan Kedua Sidang Gugatan OLH

Gugatan OLH

JAKARTA, DanauToba.org ― Kali kedua semua pihak pemerintah, dari Tergugat I sampai Tergugat V tidak hadir dalam panggilan Sidang Gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) yang diajukan Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT). Sidang berlangsung pada Selasa (27/11/2018) dibuka Pukul 14.50 WIB dan dihadiri oleh Kuasa Hukum Penggugat, yakni: Deka Saputra Saragih, SH, MH., Try Sarmedi Saragih, SH, MHum, dan Hermanto Siahaan, SH.

Baca...

Pemerintah Daerah Sumatera Utara Mangkir Sidang Pencemaran Danau Toba Ditunda

Mangkir Sidang

JAKARTA, DanauToba.org ― Pemerintah Daerah Sumatera Utara seperti Gubernur Sumatera Utara, Bupati Simalungun, Bupati Samosir, dan Bupati Kabupaten Toba Samosir mangkir sidang di Pengadilan Negeri Jakata Pusat pada Selasa (30/10/2018). Sidang semula dijadwalkan pukul 10.00 WIB dan terpaksa diundur pada pukul 14.30 WIB karena para tergugat tidak tepat waktu.

Baca...

Pemerintah Perlu Bertanggungjawab Atas Tercemarnya Air Danau Toba

Bertanggungjawab

JAKARTA, DanauToba.org — Upaya Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) untuk memulihkan Danau Toba dari pencemaran kembali dilakukan. Rabu (03/10/2018) melalui Tim Litigasinya, YPDT mengajukan Gugatan Organisasi Lingkungan Hidup terhadap Kementerian Lingkungan Hidup (selaku Tergugat I), Gubernur Sumatera Utara (selaku Tergugat II), Bupati Simalungun (selaku Tergugat III), Bupati Samosir (selaku Tergugat IV), dan Bupati Kabupaten Toba Samosir (selaku Tergugat V) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Baca...

PN Jakarta Pusat Menyatakan Tidak Berwenang Atas Gugatan Pencemaran Air Danau Toba

PN Jakarta

JAKARTA, DanauToba.org ― Dalam Putusan Sela, Hakim Ketua, Budhy Hertantiyo, SH, MH, membacakan putusan bahwa gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) atas pencemaran air Danau Toba bukan wewenang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat mengadili perkara gugatan tersebut. Hal ini disampaikan Hakim dalam persidangan perkara perdata nomor 413/Pdt.G/2017/PN Jkt.Pst pada Selasa (7/8/2018) di PN Jakarta Pusat.

Baca...

Hakim Tidak Serius untuk Mengambil Putusan Sela pada Sidang OLH Pencemaran Danau Toba

Putusan Sela

JAKARTA, DanauToba.org ― Hakim Ketua, Budhy Hertantiyo, SH, MH, membuka kembali Sidang Gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) terhadap Pencemaran Danau Toba di PN Jakarta Pusat pada Selasa (31/7/2018). Pada Sidang tersebut merupakan pembacaan Putusan Sela oleh Majelis Hakim. Namun, Hakim Ketua mengatakan: “Kami belum mencapai perspektif yang sama dalam menyampaikan Putusan Sela yang akan dibacakan.”

Baca...

YPDT Membuka Pendaftaran Anggota Tim Litigasi Membela Danau Toba

Tim Litigasi

JAKARTA, DanauToba.org — Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) membuka pendaftaran bergabung dengan Tim Litigasi YPDT untuk membela Danau Toba dalam sidang-sidang yang masih berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Para pendaftar cukup mengunduh formulirnya di website resmi YPDT (danautoba.org) dan mengirimkan formulir yang sudah diisi, ditandatangani, disertai foto 6 X 4, di-scan atau difoto dengan kamera, lalu dikirim ke alamat e-mail yang tertera di Formulir. Pendaftaran akan ditutup pada Jumat, 31 Agustus 2018 pukul 23:59 WIB.

Baca...

YPDT Akan Menanggapi Jawaban Semua Tergugat Kecuali Menteri KLH yang Melepaskan Haknya

Jawaban

JAKARTA, DanauToba.org ― Sidang perkara perdata nomor 413/Pdt.G/2017/PN Jkt.Pst, Selasa (5/6/2018) dibuka kembali oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada pukul  14.10 WIB. Sidang yang dipimpin Hakim Ketua, Budhy Hertantiyo, SH, MH, dihadiri Kuasa Hukum Penggugat dari Tim Litigasi YPDT (Yayasan Pencinta Danau Toba), yaitu: Robert Paruhum Siahaan, S.H dan Try Sarmedi Saragih, S.H.

Baca...

PT Aquafarm Nusantara dan PT Suri Tani Pemuka Belum Siap Menyerahkan Jawaban, Sidang Gugatan OLH Kembali Ditunda

Gugatan OLH

JAKARTA, Danau Toba.org ― Majelis Hakim menunda kembali Sidang Gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) terhadap pencemaran Danau Toba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2018). Agenda Sidang adalah penyerahan jawaban, tetapi ditunda karena PT Aquafarm Nusantara (Tergugat I) dan PT Suri Tani Pemuka  (Tergugat II) belum siap menyerahkan jawaban. Alasan mereka belum siap karena mereka belum membaca legal standing Penggugat.

Baca...