Swiss Company Destroying Lake Toba in North Sumatra, Indonesia (Up to 13,140 tons of fish pellets per annum polluting Lake Toba)

Sidang TUN Jakarta 2018-02-21

JAKARTA, DanauToba.org ― The immediate cause of water quality decline in Lake Toba was precisely described by  Mr Freek Huskens, former President Director of PT Aquafarm Nusantara, when he said in court that as much as 1.8 Tons of pellets (fish feed) were sown per 1 Ton of fish per day in Lake Toba. This he conveyed in the continuing session of Lake Toba Heritage Foundation (YPDT) suing the Investment Coordinating Board (BKPM) and PT Aquafarm Nusantara on Wednesday (21/2/2018) at the State Administrative Court (PTUN) Jakarta.

Baca...

Aroma Suap Aquafarm Kepada Pemprov Sumut Terendus YPDT Sumut

Danau Toba dari sudut Silalahi.

JAKARTA, DanauToba.org — Pengurus Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) di Jakarta menerima Pernyataan Sikap dari YPDT Perwakilan Sumatera Utara pada Rabu (21/3/2018). Hal tersebut disampaikan Ketua Umum YPDT, Drs Maruap Siahaan, MBA, kepada Humas YPDT. “Pernyataan Sikap YPDT Perwakilan Sumut ini segera dipublikasikan. Ini aroma suap yang harus diketahui publik” ujarnya.

Baca...

Sidang Pencemaran Danau Toba di PN Jakarta Pusat Kembali Ditunda

PN Jakarta Pusat 2018-03-13 at 23.08.26

JAKARTA, DanauToba.org ─ Majelis Hakim kembali melanjutkan Sidang Gugatan Organisasi Lingkungan Hidup (OLH) Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada Selasa (13/3/2018). Sidang dengan nomor perkara 413/Pdt.G/2017/PN Jkt.Pst dibuka pada pukul 13.51 dan berakhir pukul 14.14 WIB. Sidang tersebut hanya dihadiri Penggugat (YPDT) dan Tergugat IV (Kuasa Hukum Gubernur Sumatera Utara).

Baca...

Masyarakat Sirungkungon Menolak Keberadaan PT Aquafarm Nusantara dan Mengancam Akan Menyegel Pada 9 Maret

Sirungkungon

JAKARTA, DanauToba.org ─ Masyarakat Desa Sirungkungon, Kabupaten Toba Samosir menolak perpanjangan kontrak lahan untuk kegiatan operasional PT. Aquafarm Nusantara di wilayahnya. Sesuai perjanjian kontrak sewa nomor 06/TOBA/SEWA/III/08 antara Toni Walker Manurung dengan Manajemen PT. Aquafarm Nusantara Proyek Toba, di mana kegiatan PT. Aquafarm Nusantara sudah harus berakhir pada 28 Februari 2018 lalu”, demikian disampaikan Arimo Manurung, S.H., salah seorang warga setempat dalam Siaran Pers yang disampaikan kepada YPDT pada Rabu (7/2/2018).

Baca...

BKPM Mengajukan Saksi Fakta yang Justru Menguntungkan YPDT

Menguntungkan

JAKARTA, DanauToba.org – BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) mengajukan saksi fakta bernama Ariesta Riendra RP (Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan, Humas, dan Tata Usaha Pimpinan BKPM). Dalam kesaksiannya, Ariesta justru menyampaikan keterangan yang menguntungkan Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT). Hal tersebut disampaikannya dalam Sidang Lanjutan Gugatan YPDT melawan BKPM (Tergugat) dan PT Aquafarm Nusantara (Tergugat II Intervensi) pada Rabu (28/2/2018) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Baca...

Mantan Presdir Aquafarm: 185 Ton Pelet per Hari Ditabur ke Danau Toba

Pelet

JAKARTA, DanauToba.org ― Freek Huskens, mantan Presiden Direktur PT Aquafarm Nusantara (disingkat Aquafarm, anak perusahaan asing dari Swiss, Regal Springs), mengatakan bahwa sebanyak 1,8 Ton pelet ikan ditabur untuk 1 Ton ikan per hari ke Danau Toba. Hal ini ia sampaikan dalam Sidang Lanjutan Gugatan Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) melawan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Aquafarm pada Rabu (21/2/2018) di PTUN Jakarta.

Baca...

Lagi-Lagi Saksi Fakta Aquafarm Memberikan Keterangan yang Inkonsisten

Inkonsisten

JAKARTA, DanauToba.org – Saksi fakta dari PT Aquafarm Nusantara (disingkat Aquafarm) lagi-lagi memberikan keterangan yang terlihat inkonsisten. Lebih menarik lagi, ada keterangan saksi fakta yang mengatakan bahwa Keramba Jaring Apung (KJA) Aquafarm bentuknya bulat bukan petak atau persegi empat. Ini jelas bertolak belakang dengan keterangan saksi fakta sebelumnya pada Rabu (31/1/2018) lalu.

Baca...