Penganiaya Dua Aktivis Lingkungan Hidup YPDT Resmi Masuk Rutan Pangururan

Dua Aktivis

JAKARTA, DanauToba.org ― Maruap Siahaan sebagai Ketua Umum Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) sangat mengapresiasi pihak Kejaksaan Negeri Samosir dan Kepolisian Resort (Polres) Samosir menyebloskan JS (59). JS bersama dengan beberapa orang lainnya tersangkut kasus penganiayaan dua aktivis lingkungan hidup YPDT pada Selasa (15/8/2017) lalu di Desa Silimalombu, Onan Runggu, Kabupaten Samosir. Dua aktivis tersebut adalah Jhohannes Marbun (Sekretaris Eksekutif YPDT) dan Sebastian Hutabarat (Pengurus YPDT Perwakilan Toba Samosir). “Penegakan hukum di Kawasan Danau Toba (KDT) adalah salah satu pilar utama mewujudkan KDT menjadi Kota Berkat di Atas Bukit,” tutur…

Baca...

Pokok-Pokok Pikiran YPDT ke Kemenko Maritim RI dalam Pembenahan Sistem Keselamatan Transportasi Air di Danau Toba

Kemenko Maritim

JAKARTA, DanauToba.org ― Pengurus Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) bertemu dengan Asisten Deputi Navigasi dan Keselamatan Maritim Kemenko Maritim RI, Odo R.M. Manuhutu dan beberapa staf menyampaikan masukan terkait Sistem Keselamatan Transportasi di Perairan Danau Toba pada Rabu (28/11/2018) pagi, di Ruang Rapat Lt.7 Gedung Kemenko Maritim, Jakarta.

Baca...

Pemerintah Mangkir pada Panggilan Kedua Sidang Gugatan OLH

Gugatan OLH

JAKARTA, DanauToba.org ― Kali kedua semua pihak pemerintah, dari Tergugat I sampai Tergugat V tidak hadir dalam panggilan Sidang Gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) yang diajukan Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT). Sidang berlangsung pada Selasa (27/11/2018) dibuka Pukul 14.50 WIB dan dihadiri oleh Kuasa Hukum Penggugat, yakni: Deka Saputra Saragih, SH, MH., Try Sarmedi Saragih, SH, MHum, dan Hermanto Siahaan, SH.

Baca...

Pemerintah Daerah Sumatera Utara Mangkir Sidang Pencemaran Danau Toba Ditunda

Mangkir Sidang

JAKARTA, DanauToba.org ― Pemerintah Daerah Sumatera Utara seperti Gubernur Sumatera Utara, Bupati Simalungun, Bupati Samosir, dan Bupati Kabupaten Toba Samosir mangkir sidang di Pengadilan Negeri Jakata Pusat pada Selasa (30/10/2018). Sidang semula dijadwalkan pukul 10.00 WIB dan terpaksa diundur pada pukul 14.30 WIB karena para tergugat tidak tepat waktu.

Baca...

Pemerintah Perlu Bertanggungjawab Atas Tercemarnya Air Danau Toba

Bertanggungjawab

JAKARTA, DanauToba.org — Upaya Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) untuk memulihkan Danau Toba dari pencemaran kembali dilakukan. Rabu (03/10/2018) melalui Tim Litigasinya, YPDT mengajukan Gugatan Organisasi Lingkungan Hidup terhadap Kementerian Lingkungan Hidup (selaku Tergugat I), Gubernur Sumatera Utara (selaku Tergugat II), Bupati Simalungun (selaku Tergugat III), Bupati Samosir (selaku Tergugat IV), dan Bupati Kabupaten Toba Samosir (selaku Tergugat V) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Baca...

PN Jakarta Pusat Menyatakan Tidak Berwenang Atas Gugatan Pencemaran Air Danau Toba

PN Jakarta

JAKARTA, DanauToba.org ― Dalam Putusan Sela, Hakim Ketua, Budhy Hertantiyo, SH, MH, membacakan putusan bahwa gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) atas pencemaran air Danau Toba bukan wewenang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat mengadili perkara gugatan tersebut. Hal ini disampaikan Hakim dalam persidangan perkara perdata nomor 413/Pdt.G/2017/PN Jkt.Pst pada Selasa (7/8/2018) di PN Jakarta Pusat.

Baca...

Hakim Tidak Serius untuk Mengambil Putusan Sela pada Sidang OLH Pencemaran Danau Toba

Putusan Sela

JAKARTA, DanauToba.org ― Hakim Ketua, Budhy Hertantiyo, SH, MH, membuka kembali Sidang Gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) terhadap Pencemaran Danau Toba di PN Jakarta Pusat pada Selasa (31/7/2018). Pada Sidang tersebut merupakan pembacaan Putusan Sela oleh Majelis Hakim. Namun, Hakim Ketua mengatakan: “Kami belum mencapai perspektif yang sama dalam menyampaikan Putusan Sela yang akan dibacakan.”

Baca...

Bukti Awal YPDT Menggugat Aquafarm, Anak Perusahaan Regal Springs dari Swiss yang Mencemari Air Danau Toba

Sidang PN Jakarta Pusat - Medi dan RPS

JAKARTA, DanauToba.org ― Rupanya yang mencemari air Danau Toba adalah PT Aquafarm Nusantara, Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) Regal Springs dari Swiss. Bukan hanya PT Aquafarm Nusantara yang digugat Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT), tetapi juga satu perusahaan lain, PT Suri Tani Pemuka, anak perusahaan Japfa Comfeed. Melawan mereka, YPDT memberikan bukti awal dalam Sidang Gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) terhadap Pencemaran Danau Toba di PN Jakarta Pusat pada Selasa (24/7/2018).

Baca...

Strategi Licik Hotman Paris Hutapea Dilakukan dengan Membuat Eksepsi Baru dalam Duplik

Strategi Licik

JAKARTA, DanauToba.org ― Hotman Paris Hutapea (HPH) selaku Kuasa Hukum Tergugat I PT Aquafarm Nusantara, Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) Regal Springs dari Swiss, sengaja membuat eksepsi kompetensi absolut dalam duplik (bukan dalam jawaban) agar Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) sebagai Penggugat tidak mempunyai kesempatan menanggapi. Strategi licik yang dilakukan HPH ini akan dibuktikan Penggugat.

Baca...