Rapat Tim Formatur Pusat Habatakon/Batak Center

Rapat Tim Formatur Batak Center 2019-05-11 at 15.49.05

JAKARTA, DanauToba.org — Maruap Siahaan sebagai Ketua Tim Formatur Pusat Habatakon/Batak Center menyerahkan wewenang tugas pembentukan dan pelantikan Kepengurusan Pusat Habatakon/Batak Center kepada Jerry R. H. Sirait sebagai Ketua Tim Persiapan Pembentukan Pusat Habatakon/Batak Center. Dalam Rapat Tim Formatur Batak Center pada Jumat (10/5/2019) di Sekretariat Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT), Jakarta, Tim Formatur telah menyerahkan dokumen daftar nama pendiri Batak Center dan daftar Kepengurusannya kepada Tim Persiapan Pembentukan Pusat Habatakon/Batak Center.

Baca...

Sebelum Pembacaan Putusan Sela Sidang Gugatan OLH, YPDT Mencabut Gugatannya, Mengapa?

mencabut gugatannya

JAKARTA, DanauToba.org ― Dalam Sidang lanjutan Gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) terhadap pencemaran Danau Toba pada Selasa (12/2/2019) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) mencabut gugatannya sebelum Majelis Hakim membacakan Putusan Sela dalam agenda Sidang tersebut.

Baca...

PT Aquafarm Nusantara Memaksa Masuk dalam Gugatan Aquo Tanpa Legal Standing yang Jelas

Gugatan Aquo

JAKARTA, DanauToba.org ― Kuasa Hukum PT Aquafarm Nusantara (anak perusahaan Regal Springs dari Swiss) sebagai Pemohon Intervensi memaksa untuk masuk sebagai Pihak di dalam Gugatan aquo. Hal ini disampaikannya dalam Sidang lanjutan Organisasi Lingkungan Hidup (OLH) gugatan pencemaran Danau Toba pada Selasa (26/2/2019) pukul 14.00 WIB di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Baca...

Sidang Kasus Penganiayaan 2 Aktivis Lingkungan YPDT di Samosir Adalah Melodrama

Kasus Penganiayaan

SAMOSIR, DanauToba.org ― Sidang ketiga Kasus Penganiayaan (baca: Pengeroyokan) dua aktivis lingkungan hidup Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) digelar pada Kamis (21/2/2019) di Pengadilan Negeri (PN) Balige Cabang Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Kasus penganiayaan di lokasi tambang batu Silimalombu, Samosir, milik terdakwa JS tersebut masuk pada agenda mendengarkan keterangan Saksi Korban, Jhohannes Marbun (Sekretaris Eksekutif YPDT).

Baca...

Sidang Lanjutan Gugatan OLH: Dugaan Konspirasi Para Pihak Tergugat dengan PT Aquafarm Nusantara

Aquafarm Nusantara

JAKARTA, DanauToba.org ― Sidang lanjutan Gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) yang diajukan Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) berlangsung pada Selasa (12/2/2019) dibuka Pukul 14.30 WIB di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Sidang tersebut membahas permohonan PT Aquafarm Nusantara (anak perusahaan Regal Springs dari Swiss) sebagai Tergugat Intervensi, padahal gugatan aquo sama sekali tidak menyentuh kepentingan pemohon. Robert Paruhum Siahaan, S.H, selaku Ketua Tim Litigasi YPDT, menilai tanggapan dari Kementerian Lingkungan Hidup, Gubernur Sumatera Utara dan Bupati Kabupaten Samosir tidak etis dan tidak memiliki dasar yang kuat. Mereka mengijinkan Pemohon Intervensi masuk…

Baca...

Saksi Korban Penganiayaan Aktivis YPDT Menolak Hadir di Persidangan Karena Dugaan Persekongkolan Penanganan Perkara di Kejari Samosir dan Polres Samosir

Sandi Situngkir

JAKARTA, DanauToba.org ― Jhohanes Marbun, saksi korban penganiayaan terdakwa Jautir Simbolon, menolak hadir di Persidangan Pengadilan Negeri (PN) Balige, Rabu (6/2/2019). Alasan Jhohanes Marbun menolak hadir karena menganggap Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejari Samosir bersekongkol dengan penyidik Polres Samosir.

Baca...

Pemerintah Beramai-Ramai Hadir pada Sidang Keempat Gugatan OLH YPDT

PN Jakpus 2019-01-29 at 14.13.44

JAKARTA, DanauToba.org ― Kehadiran para tergugat (pemerintah) tentunya sangat mengejutkan karena kemunculannya kompak dan beramai-ramai pada sidang lanjutan pada Selasa (29/1/2019) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Pada persidangan sebelumnya tidak satupun yang hadir setelah dilakukan pemanggilan resmi oleh PN Jakarta Pusat.

Baca...

YPDT Mempertanyakan Laporan Tindak Pidana Pencemaran Danau Toba ke Polda Sumut

Pidana

MEDAN, DanauToba.org ― Kuasa Hukum dari Tim Litigasi Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT), Robert Paruhum Siahaan, SH (Ketua) dan Deka Saputra Saragih, SH, M.H (Anggota) mengunjungi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Utara (DitResKrimSus Polda Sumut) pada Senin (28/1/2019) siang. Mereka mempertanyakan perkembangan perkara dugaan pidana Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pengairan berdasarkan Pasal 98 dan/atau Pasal 99 UU No. 32 tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pasal 15 ayat (1) huruf C UU No. 11 tahun 1974 tentang Pengairan yang dilakukan oleh PT. Aquafarm Nusantara (anak perusahaan Regal…

Baca...

PT Aquafarm Nusantara Diduga Kuat Tenggelamkan Bangkai Ikan ke Dasar Danau Toba, YPDT Mempertanyakan Perkembangan Laporannya ke Polda Sumut

putusan

MEDAN, DanauToba.org — Juli 2017, Drs. Maruap Siahaan selaku Ketua Umum Yayasan Pencinta Danau Toba (“YPDT”) melaporkan PT. Aquafarm Nusantara ke Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia atas dugaan tindak pidana Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pengairan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 dan/atau Pasal 99 UU No. 32 tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pasal 15 ayat (1) huruf C UU No. 11 tahun 1974 tentang Pengairan.

Baca...