Pusat Habatakon (Batak Center) Didirikan untuk Menyelamatkan Generasi Kita di Masa Depan

Batak Center

JAKARTA, DanauToba.org ― Kebudayaan Batak makin ditinggalkan orang-orang Batak itu sendiri dan makin tergerus oleh kemajuan teknologi informasi, pergaulan bebas, hedoisme, dan konsumerisme. Generasi muda Batak di era globalisasi dan derasnya arus informasi makin menjauh dari kebudayaan Batak. Karena itu, harus ada tindakan merebut generasi muda Batak mencintai akar kebudayaannya dan mampu melestarikan kebudayaan Batak. Di sinilah Pusat Habatakon (Batak Center) didirikan di Jakarta pada Sabtu (18/8/2018).

Baca...

PN Jakarta Pusat Menyatakan Tidak Berwenang Atas Gugatan Pencemaran Air Danau Toba

PN Jakarta

JAKARTA, DanauToba.org ― Dalam Putusan Sela, Hakim Ketua, Budhy Hertantiyo, SH, MH, membacakan putusan bahwa gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) atas pencemaran air Danau Toba bukan wewenang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat mengadili perkara gugatan tersebut. Hal ini disampaikan Hakim dalam persidangan perkara perdata nomor 413/Pdt.G/2017/PN Jkt.Pst pada Selasa (7/8/2018) di PN Jakarta Pusat.

Baca...

Hakim Tidak Serius untuk Mengambil Putusan Sela pada Sidang OLH Pencemaran Danau Toba

Putusan Sela

JAKARTA, DanauToba.org ― Hakim Ketua, Budhy Hertantiyo, SH, MH, membuka kembali Sidang Gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) terhadap Pencemaran Danau Toba di PN Jakarta Pusat pada Selasa (31/7/2018). Pada Sidang tersebut merupakan pembacaan Putusan Sela oleh Majelis Hakim. Namun, Hakim Ketua mengatakan: “Kami belum mencapai perspektif yang sama dalam menyampaikan Putusan Sela yang akan dibacakan.”

Baca...

Bukti Awal YPDT Menggugat Aquafarm, Anak Perusahaan Regal Springs dari Swiss yang Mencemari Air Danau Toba

Sidang PN Jakarta Pusat - Medi dan RPS

JAKARTA, DanauToba.org ― Rupanya yang mencemari air Danau Toba adalah PT Aquafarm Nusantara, Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) Regal Springs dari Swiss. Bukan hanya PT Aquafarm Nusantara yang digugat Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT), tetapi juga satu perusahaan lain, PT Suri Tani Pemuka, anak perusahaan Japfa Comfeed. Melawan mereka, YPDT memberikan bukti awal dalam Sidang Gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) terhadap Pencemaran Danau Toba di PN Jakarta Pusat pada Selasa (24/7/2018).

Baca...

Strategi Licik Hotman Paris Hutapea Dilakukan dengan Membuat Eksepsi Baru dalam Duplik

Strategi Licik

JAKARTA, DanauToba.org ― Hotman Paris Hutapea (HPH) selaku Kuasa Hukum Tergugat I PT Aquafarm Nusantara, Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) Regal Springs dari Swiss, sengaja membuat eksepsi kompetensi absolut dalam duplik (bukan dalam jawaban) agar Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) sebagai Penggugat tidak mempunyai kesempatan menanggapi. Strategi licik yang dilakukan HPH ini akan dibuktikan Penggugat.

Baca...

YPDT Meminta Pemerintah Melanjutkan Upaya Evakuasi Korban dari Dasar Danau Toba

Kampanye Keselamatan

JAKARTA, DanauToba.org ― Upaya evakuasi korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, Senin lalu (18/6/2018) harus dilakukan secara maksimal oleh pemerintah sebab manusia yang menjadi korban memiliki martabat yang sama dengan kita sebagai manusia ciptaan TUHAN yang termulia. Demikian kesimpulan hasil rapat yang dilakukan oleh Pengurus Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT), dan disampaikan Drs Maruap Siahaan, MBA, selaku Ketua Umum YPDT, pada Selasa (3/7/2018) di Jakarta.

Baca...

Pernyataan Sikap Forum Peduli Tragedi Danau Toba

Doa untuk DT 2018-06-23 at 18.50.28

JAKARTA, DanauToba.org — Kami, Forum Peduli Tragedi Danau Toba merupakan wadah komunikasi kebersamaan dari berbagai  Organisasi Masyarakat peduli Danau Toba, antara lain: Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT), Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI), Yayasan Percepatan Pembangunan Kawasan Danau Toba (YP2KDT), Perkumpulan Komunitas Ekonomi Rakyat Danau Toba (PK-ERDT), Persatuan Artis Batak Indonesia (Parbi), Naposo Batak Jabodetabek (Nabaja), dan Garda Pemuda Gerakan Batak Bersatu (GPGBB).

Baca...

Peduli Tragedi di Danau Toba, 7 Organisasi Masyarakat Batak Bersatu Hati

tragedi

JAKARTA, DanauToba.org ― Tujuh (7) organisasi masyarakat Batak, yakni:  Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT), Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI), Yayasan Percepatan Pembangunan Kawasan Danau Toba (YP2KDT), Ekonomi Rakyat Danau Toba (ERDT), Persatuan Artis Batak Indonesia (Parbi), Naposo Batak Jabodetabek (Nabaja), dan Garda Pemuda Gerakan Batak Bersatu (GPGBB) menamakan diri Forum Peduli Tragedi Danau Toba (FPTDT) bersepakat menyatakan kepedulian dan keprihatinan atas tragedi kemanusiaan menelan korban masyarakat Kawasan Danau Toba (KDT) akibat musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun pada Senin (18/6/2018) kemarin.

Baca...

YPDT Turut Berdukacita Atas Korban Tenggelamnya KM Sinar Bangun dan Berharap Pemda Harus Lebih Serius Memperhatikan Fasilitas Keselamatan Penumpang Kapal

Sinar Bangun

JAKARTA, DanauToba.org ― Terkait tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, YPDT  telah menggali informasi terbaru per hari ini (19/6/2018) pukul 14.10 WIB dari Keminfo Kabupaten Samosir, Tombor Simbolon, setidaknya sudah tercatat 96 orang penumpang kapal yang belum ditemukan. Data sebanyak 96 orang tersebut tidak termasuk 19 orang korban yang ditemukan. Jadi kita dapat memperkirakan bahwa penumpang kapal tersebut sebanyak 115 orang.

Baca...