YPDT Dukung PERADI: Pidanakan Perusahaan Perusak Lingkungan

Perusak Lingkungan

JAKARTA, DanauToba.org ― Maruap Siahaan sebagai Ketua Umum Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) mendukung sepenuhnya Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) agar Pemerintah tegas mengadili para perusak lingkungan. “Pemerintah memiliki payung hukum yang jelas untuk menjerat para perusak lingkungan tanpa kecuali,” tegas Maruap dalam pernyataannya, Senin (10/12/2018), di Jakarta.

Baca...

Pokok-Pokok Pikiran YPDT ke Kemenko Maritim RI dalam Pembenahan Sistem Keselamatan Transportasi Air di Danau Toba

Kemenko Maritim

JAKARTA, DanauToba.org ― Pengurus Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) bertemu dengan Asisten Deputi Navigasi dan Keselamatan Maritim Kemenko Maritim RI, Odo R.M. Manuhutu dan beberapa staf menyampaikan masukan terkait Sistem Keselamatan Transportasi di Perairan Danau Toba pada Rabu (28/11/2018) pagi, di Ruang Rapat Lt.7 Gedung Kemenko Maritim, Jakarta.

Baca...

Pemerintah Mangkir pada Panggilan Kedua Sidang Gugatan OLH

Gugatan OLH

JAKARTA, DanauToba.org ― Kali kedua semua pihak pemerintah, dari Tergugat I sampai Tergugat V tidak hadir dalam panggilan Sidang Gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) yang diajukan Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT). Sidang berlangsung pada Selasa (27/11/2018) dibuka Pukul 14.50 WIB dan dihadiri oleh Kuasa Hukum Penggugat, yakni: Deka Saputra Saragih, SH, MH., Try Sarmedi Saragih, SH, MHum, dan Hermanto Siahaan, SH.

Baca...

Pemerintah Daerah Sumatera Utara Mangkir Sidang Pencemaran Danau Toba Ditunda

Mangkir Sidang

JAKARTA, DanauToba.org ― Pemerintah Daerah Sumatera Utara seperti Gubernur Sumatera Utara, Bupati Simalungun, Bupati Samosir, dan Bupati Kabupaten Toba Samosir mangkir sidang di Pengadilan Negeri Jakata Pusat pada Selasa (30/10/2018). Sidang semula dijadwalkan pukul 10.00 WIB dan terpaksa diundur pada pukul 14.30 WIB karena para tergugat tidak tepat waktu.

Baca...

Pemerintah Perlu Bertanggungjawab Atas Tercemarnya Air Danau Toba

Bertanggungjawab

JAKARTA, DanauToba.org — Upaya Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) untuk memulihkan Danau Toba dari pencemaran kembali dilakukan. Rabu (03/10/2018) melalui Tim Litigasinya, YPDT mengajukan Gugatan Organisasi Lingkungan Hidup terhadap Kementerian Lingkungan Hidup (selaku Tergugat I), Gubernur Sumatera Utara (selaku Tergugat II), Bupati Simalungun (selaku Tergugat III), Bupati Samosir (selaku Tergugat IV), dan Bupati Kabupaten Toba Samosir (selaku Tergugat V) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Baca...

Pusat Habatakon (Batak Center) Didirikan untuk Menyelamatkan Generasi Kita di Masa Depan

Batak Center

JAKARTA, DanauToba.org ― Kebudayaan Batak makin ditinggalkan orang-orang Batak itu sendiri dan makin tergerus oleh kemajuan teknologi informasi, pergaulan bebas, hedoisme, dan konsumerisme. Generasi muda Batak di era globalisasi dan derasnya arus informasi makin menjauh dari kebudayaan Batak. Karena itu, harus ada tindakan merebut generasi muda Batak mencintai akar kebudayaannya dan mampu melestarikan kebudayaan Batak. Di sinilah Pusat Habatakon (Batak Center) didirikan di Jakarta pada Sabtu (18/8/2018).

Baca...

PN Jakarta Pusat Menyatakan Tidak Berwenang Atas Gugatan Pencemaran Air Danau Toba

PN Jakarta

JAKARTA, DanauToba.org ― Dalam Putusan Sela, Hakim Ketua, Budhy Hertantiyo, SH, MH, membacakan putusan bahwa gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) atas pencemaran air Danau Toba bukan wewenang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat mengadili perkara gugatan tersebut. Hal ini disampaikan Hakim dalam persidangan perkara perdata nomor 413/Pdt.G/2017/PN Jkt.Pst pada Selasa (7/8/2018) di PN Jakarta Pusat.

Baca...

Hakim Tidak Serius untuk Mengambil Putusan Sela pada Sidang OLH Pencemaran Danau Toba

Putusan Sela

JAKARTA, DanauToba.org ― Hakim Ketua, Budhy Hertantiyo, SH, MH, membuka kembali Sidang Gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) terhadap Pencemaran Danau Toba di PN Jakarta Pusat pada Selasa (31/7/2018). Pada Sidang tersebut merupakan pembacaan Putusan Sela oleh Majelis Hakim. Namun, Hakim Ketua mengatakan: “Kami belum mencapai perspektif yang sama dalam menyampaikan Putusan Sela yang akan dibacakan.”

Baca...

Bukti Awal YPDT Menggugat Aquafarm, Anak Perusahaan Regal Springs dari Swiss yang Mencemari Air Danau Toba

Sidang PN Jakarta Pusat - Medi dan RPS

JAKARTA, DanauToba.org ― Rupanya yang mencemari air Danau Toba adalah PT Aquafarm Nusantara, Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) Regal Springs dari Swiss. Bukan hanya PT Aquafarm Nusantara yang digugat Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT), tetapi juga satu perusahaan lain, PT Suri Tani Pemuka, anak perusahaan Japfa Comfeed. Melawan mereka, YPDT memberikan bukti awal dalam Sidang Gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) terhadap Pencemaran Danau Toba di PN Jakarta Pusat pada Selasa (24/7/2018).

Baca...