Pertemuan YPDT Dengan Peter Reger, CEO dari Perusahaan Sunboat UG

IMG_20160718_104022-1024x576

JAKARTA, DanauToba.org – Pada hari Senin, 18 Juli 2016 kantor sekretariat YPDT didatangi oleh Dipl. Kfm. Peter Reger seorang berkebangsaan Jerman yang menjabat sebagai CEO dari perusahaan Sunboat UG yang berada di Berlin, Jerman. Sunboat UG adalah perusahan yang membuat produk transportasi yang menggunakan energi matahari dalam menggerakkannya seperti sunboat yaitu kapal/perahu yang menggunakan energi matahari sebagai bahan bakarnya dan sunbike yaitu sepeda listrik yang menggunakan energi matahari. Kedatangan Peter Reger bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk yang dibuat oleh perusahaannya kepada YPDT. Peter sangat senang sekali dengan Danau Toba dan dia sudah…

Baca...

Road Show Ketum YPDT Menggalang Dukungan Internasional di Eropa untuk Danau Toba

pertemuan-dengan-YPDT-Swiss-di-Danau-Zurich-1024x768

ZURICH, DanauToba.org — Kawasan Danau Toba (KDT) mengalami kondisi sekarat dan perlu pertolongan semua pihak. Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) memiliki kepedulian (passion) yang tinggi untuk perbaikan dan pemulihan KDT, pelestarian Danau Toba, kesejahteraan masyarakat KDT, dan pelestarian budaya Batak. Dalam rangka itu, YPDT berusaha dan berupaya mencapai itu menuju Kawasan Danau Toba menjadi kota berkat di atas bukit.

Baca...

Akhirnya Jokowi Menandatangani PerPres Tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba

jk

JAKARTA, DanauToba.org — Penantian panjang terjawab sudah. Presiden Joko Widodo akhirnya menandatangani Peraturan Presiden RI Tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba. Informasi ini diperoleh dari Prof. Dr. Otto Hasibuan, Penasihat Bidang Hukum Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumberdaya, kepada Pengurus YPDT pada pukul 22:16 WIB, Kamis (9/6/2016), di Jakarta. Hasibuan tidak menyebutkan kapan Presiden akan menyampaikannya kepada publik. Mari kita tunggu.

Baca...

Petisi untuk Menyelamatkan Danau Toba dari Kerusakan yang Makin Parah

Accusation-of-the-Swiss-Regal-Springs-Holding-AG-Stop-the-Aquafarming-NOW-YouTube

Thomas Heinle JAKARTA, DanauToba.org — Pencemaran terhadap Danau Toba kian hari semakin massif, baik dari limbah domestik maupun sisa pellet di atas 200 ton/hari melalui budidaya Keramba Jaring Apung (KJA) Perusahaan SWISS yang beroperasi di Danau Toba sejak 1998. Apabila ini terus dibiarkan Danau Toba akan menjadi kubangan sampah raksasa dan mengakibatkan punahnya ekosistem di Danau Toba. Gejala itu sudah tampak dengan matinya ikan-ikan KJA di Haranggaol – Simalungun, Silalahi – Dairi, dan Tongging – Karo sepanjang bulan Mei 2016. Untuk itu, mari kita selamatkan Danau Toba dengan menandatangani petisi ini. #SaveLakeToba…

Baca...

Gerakan 10 Ribu untuk Donasi Danau Toba Tanpa Keramba

Rapat Pengurus YPDT memberi donasi 10 ribu untuk Danau Toba Tanpa Keramba

JAKARTA, DanauToba.org — Sejak digalakkannya gerakan Danau Toba Tanpa Keramba yang diinisiasi Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT), Kamis (28/4/2016), banyak masyarakat Batak, masyarakat Indonesia, hingga masyarakat dunia menyerukan agar Danau Toba diselamatkan dari pencemaran yang diakibatkan peternakan ikan (fish farming) dalam Keramba Jaring Apung (KJA) dengan pakan ikan pelet. Pakan ikan pelet ini berkontribusi signifikan terhadap pencemaran air di Danau Toba. Hal ini terbukti dengan kematian sekitar 1.820 ton ikan dalam KJA di Haranggaol, Kab. Simalungun.

Baca...