Festival Kuliner: Jajanan Rakyat yang Mengalahkan Fast Food

Festival Kuliner

JAKARTA, DanauToba.org — Banyak orang kecewa dengan makanan siap saji (fast food) karena nilai gizinya tidak sebanding dengan uang yang harus dikeluarkan. Keseringan mengonsumsi fast food berpotensi kegemukan, minim asupan gizi, dan menstimulasi berbagai penyakit. Karena itu, banyak orang sekarang ini kembali pada konsep makanan rumahan yang dapat dijamin faktor kesehatannya dan tinggi nilai gizinya. Salah satu makanan rumahan yang mungkin hampir terlupakan adalah makanan yang dianggap tradisional dari kampung halaman kita di Kabupaten Dairi dan Karo, seperti: Bubur sitohap Dekke didaldal Dekke diburbur Nditak Gabur Pelleng Ginaru Dayok Naniatur Tasak Tellu…

Baca...

Permainan Tradisional dan Aktivitas Anak

WhatsApp Image 2016-12-01 at 17.16.08

JAKARTA, DanauToba.org — Salah satu hal penting yang menjadi pusat perhatian GCDT adalah mengangkat dan menghidupkan kembali permainan tradisional dan aktivitas anak. Kedua kegiatan ini menjadi fokus GCDT karena generasi muda adalah penerus dan pemeliharaan warisan dan anugerah Tuhan, yaitu Danau Toba dan Budaya Toba.

Baca...

Masa Depan Ulos, Ulos Masa Depan

Info Grafis GCDT 2

JAKARTA, DanauToba.org — Apa kira-kira yang Saudara bayangkan ketika membaca ini: “Masa depan ulos, ulos masa depan.” Pernyataan tersebut mungkin akan membangun pola pikir konstruktif atau destruktif. Kami mau membawa Saudara berpikiran konstruktif. Karena itu, jangan lewatkan Pagelaran Ulos yang akan membuka wawasan Saudara tentang Masa Depan Ulos, Ulos Masa Depan.

Baca...

Serunya Acara Pembukaan GCDT II 2016

Info Grafis GCDT 1

JAKARTA, DanauToba.org — Acara Pembukaan Gerakan Cinta Danau Toba (GCDT) II 2016 memberikan suguhan acara yang beragam, di antaranya: Karnaval Budaya yang menampilkan pakaian adat Si Tolu Huta, Toba, Karo, Simalungun, dan kreasi masyarakat setempat dengan pakaian kreatifnya. Ada juga gondang dan alat-alat musik tradisional yang berasal dari kearifan lokal. Turut memeriahkan juga Silat Tradisional yang disebut Madihar, Dikkar, dan Mossak.

Baca...

Panitia GCDT II 2016 Mulai Beraksi

Rapat Panitia GCDT II 2016, Selasa (25/10/2016). Foto: Panitia GCDT II 2016.

JAKARTA, DanauToba.org — Panitia Gerakan Cinta Danau Toba (GCDT) II 2016 pada Selasa Malam (25/10/2016) di Sekretariat YPDT mengadakan rapat menuntaskan proposal dan anggaran. Rapat Panitia GCDT dipimpin Berlin Silalahi (Ketua Umum Panitia) dan Jhohannes Marbun (Sekretaris Umum Panitia). Rapat memutuskan bahwa Panitia GCDT II 2016 sudah dapat bergerak, terutama Seksi Humas dan Media sudah dapat mempublikasikan GCDT II 2016.

Baca...

Bagaimana Mendorong Masyarakat Tidak Menjual Tanahnya?

Rapat Koordinasi GCDT II 2016 dengan YPDT Perwakilan Kab. Tobasa (Foto: YPDT, 27/9/2016)

SIBORONG-BORONG, DanauToba.org — Kemiskinan seringkali dimanfaatkan para rentenir menjerat orang makin menjadi miskin. Katakanlah satu keluarga memiliki tanah karena kondisinya miskin tidak mampu berkreasi mengolah tanahnya. Kemudian datanglah rentenir menawarkan pinjaman untuk si miskin bercocok-tanam (sawah atau ladang). Oleh karena bunga pinjamannya besar, maka ia kesulitan mengembalikan utangnya dan bahkan utangnya tersebut makin besar. Awalnya dipinjamkan uang dengan gadai tanah (Sindor) lalu karena tidak bisa membayar, tanah dibeli putus (pate). Kalau persoalannya demikian bagaimana kita dapat mendorong masyarakat tidak menjual tanahnya, sementara mereka miskin? Demikian pernyataan Guntur Hutajulu, Ketua YPDT Toba…

Baca...