Pentingnya Hutan dalam Pembangunan KDT yang Lestari dan Berkeadilan

17153838

JAKARTA, DanauToba.org — Hutan menjadi hal yang utama dan sangat penting dalam pembangunan Kawasan Danau Toba (KDT). Mengapa? Karena seluruh KDT pada awalnya adalah ekosistemnya ditopang oleh hutan-hutan dan pepohonan yang menjadi sumber kehidupan bagi semua makhluk hidup di sekitarnya. Hilangnya hutan di KDT akan menyebabkan hilangnya keseimbangan alam atau ekosistem di kawasan tersebut. Karena itu, hutan menjadi penting diperhitungkan dalam pembangunan KDT yang lestari dan berkeadilan.

Baca...

Persoalan Tanah Perlu Kita Cermati

Ronsen Pasaribu

JAKARTA, DanauToba.org — Kita tunduk pada UU No. 5/1960 (disebut UU Pokok Agraria) mengenai tanah negara dan UU No. 41 tentang hutan register (TGHK) dan penetapan kawasan hutan. Namun demikian, kedua UU tersebut mengacu pada UUD 1945 (pasal peralihan). UU No. 5/1960 dikenal dengan UU sektoral yang lahir pada zaman Orde Baru. Sebagai catatan, UUD 1945 dalam pasal peralihan menegaskan bahwa bukan penetapan kawasan hutan, tetapi meneruskan kawasan hutan yang sudah ada. Dalam UU No. 41 disebut ada hutan register atau Tata Guna Hutan Kesepakatan (TGHK). BPN tidak setuju dengan…

Baca...

Hutan dan Tanah untuk Pembangunan Kawasan Danau Toba

20160310a

JAKARTA, DanauToba.org — Sebagaimana biasa setiap Kamis di Kantor Sekretariat Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) diadakan Diskusi Kamisan. Pada Kamis (10/3/2016) diadakan Diskusi tersebut membahas: “Hutan dan Tanah untuk Pembangunan Kawasan Danau Toba oleh (direncanakan) Badan Otorita Danau Toba.” Pemapar makalah dalam diskusi ini adalah Dr. Martua Sirait dan Dr. Ronsen Pasaribu.

Baca...

Draft Akademik "Kota Berkat di Atas Bukit"

Mardi F. N. Sinaga sedang memaparkan draft akademik "Kota Berkat di Atas Bukit" (foto: YPDT).

JAKARTA, DanauToba.org — Seminggu yang lalu (18/02/2016), Forum Diskusi Kamisan (Lake Toba Coffee Evening) telah menunjuk Mardi F.N. Sinaga, Ketua Departemen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif YPDT sebagai host membuat konsep akademik dibantu oleh Sandy E. Situngkir (pendekatan Hukum), Pdt. Marihot Siahaan (pendekatan Teologis), Parluhutan Manurung (pendekatan Demografis), dan Jhohannes Marbun (pendekatan Budaya). Mereka mempersiapkan Draft Akademik “Kota Berkat di Atas Bukit” untuk visi YPDT bagi Kawasan Danau Toba di masa yang akan datang. (baca juga: Hasil Diskusi Kamisan: Mendukung Pemerintah Membentuk BODT). Pada Diskusi Kamisan kemarin (25/02/2016), Sinaga memaparkan draft akademk tersebut yang sudah…

Baca...

Hasil Diskusi Kamisan: Mendukung Pemerintah Membentuk BODT

IMG_20160218_201408

Jakarta, DanauToba.org — Sejak digulirkannya Draft Perpres tentang Pembentukan Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba (BODT) pada bulan Januari 2016 lalu, YPDT intensif mendalami isi draft Perpres tersebut yang diharapkan menjadi bahan masukan untuk memperkuat materi draft Perpres yang sudah ada. Salah satunya melalui Diskusi Kamisan (Lake Toba Evening Discussion) yang diselenggarakan pada Kamis (18/02/2016) lalu di sekretariat YPDT dengan tema “Tantangan dan Harapan Danau Toba: Konsolidasi dan Sinergi Otorita Pariwisata Danau Toba”. Diskusi tersebut membahas: 1). Perkembangan pembahasan draft Perpres BODT; 2). Terbentuknya dua badan yaitu Badan Pelaksana Geopark Kaldera…

Baca...

Diskusi Kamisan "Lake Toba Coffee Evening": 18 Februari 2016

Danau Toba Tercinta

  Kami mengundang para sahabat, pencinta, dan pemerhati Danau Toba hadir dalam  DISKUSI KAMISAN “Lake Toba Coffee Evening” yang dilaksanakan pada: Hari/Tanggal: Kamis, 18 Februari 2016 Pukul: 18.00 – selesai Tempat: Sekretariat YPDT Jl. Mesjid Bendungan no.10-11 Cawang III, Jakarta Timur Tema: ‘Tantangan dan Harapan Danau Toba: Konsolidasi dan Sinergi Otorita Pariwisata Danau Toba’. Catatan: Konfirmasi kehadiran kontak ke 081293745467. Sekretariat menyediakan kopi, sangat terbuka bagi para Sahabat yang hendak berbagi kopi atau snack khas Kawasan Danau Toba. dibawa serta pada acara tersebut.

Baca...