“Universitas Negeri Danau Toba” untuk Membangun SDM di Kawasan Danau Toba

Kamisan 2016-05-12 b

JAKARTA, DanauToba.org — Masyarakat di Kawasan Danau Toba (KDT) masih tergolong rendah SDMnya. Tidak mengherankan jika tingkat kemiskinan di KDT tinggi, padahal kekayaan alam di KDT melimpah. Salah satu strategi untuk meningkatkan SDM di KDT adalah dengan membangun “Universitas Negeri” di KDT sebagaimana disampaikan dalam paparan makalah yang ditulis Andaru Satnyoto dan Jhohannes Marbun.

Baca...

Prof Pasi Lehmusluoto, Limnolog Filandia, Menjadi Associate Research Independent to YPDT untuk Penelitian Danau Toba

DSC_0678

JAKARTA, DanauToba.org — “Danau Toba harus biru bukan abu-abu seperti yang terlihat sekarang ini di beberapa tempat,” kata Profesor Pasi Lehmusluoto, Limnolog Filandia yang datang ke Jakarta untuk suatu pertemuan dengan Pemerintah RI. Kehadirannya di Jakarta menjadi kesempatan baginya untuk berkunjung ke Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) atau Lake Toba Heritage Foundation. Dalam Diskusi Kamisan di Sekretariat YPDT pada Kamis (21/4/2016) lalu, Prof Pasi disepakati bersama oleh forum menjadi Associate Research Independent untuk membantu YPDT melakukan penelitian lebih akurat dalam upaya konservasi Danau Toba.

Baca...

Sinkronisasi Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Air di Kawasan Danau Toba

Dr. Ronsen Pasaribu mengenakan batik mengikuti Diskusi Kamisan di YPDT.

JAKARTA, DanauToba.org— Air adalah kebutuhan vital bagi semua makhluk hidup. Manusia membutuhkan air bersih untuk kebutuhan hidupnya. Ada standar mutu air bersih yang layak dikonsumsi manusia, misalnya secara fisik (jernih/tidak berwarna, tidak berbau, tidak keruh), secara kimiawi (tidak mengandung bahan kimia berbahaya/beracun), secara mikrobiologi (tidak mengandung kuman-kuman penyakit seperti disentri, tipus, kolera, dan bakteri patogen penyebab penyakit),dan secara radiologis (Konduktivitas atau daya hantar – Pesistivitas – PTT atau TDS (Kemampuan air bersih untuk menghantarkan arus listrik)) [Sumber: – http://www.presidenri.go.id (Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2005 Tentang Pengembangan sistem…

Baca...

YPDT Akan Membentuk Tim Litigasi dan Non-litigasi untuk Mengembalikan Tao Toba na Uli, Aek na Tio

ypdt-for-slide01

Jakarta, DanauToba.org — Rekomendasi atau keputusan peserta Diskusi Keprihatinan (Diskusi Kamisan) YPDT adalah membentuk Tim Litigasi dan Non-litigasi untuk mengembalikan keadaan Danau Toba yang tercemar kembali menjadi Tao Toba na uli, aek na tio (Danau Toba yang indah, air yang jernih). Diskusi tersebut diadakan di Sekretariat Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) pada Kamis (14/04/2016).

Baca...

Diskusi Kamisan: Pentingnya Pembangunan Non-Fisik di Kawasan Danau Toba

DK 17-03-2016

JAKARTA, DanauToba.org — Banyak orang berbicara pembangunan masih merujuk pada sesuatu yang berwujud (tangible) atau secara harafiah sesuatu yang dapat dilihat dan diraba/disentuh. Sebaliknya, sesuatu yang tak berwujud (intangible) berupa nilai-nilai yang tampak dari perilaku manusia, seringkali dilupakan. Hal yang tak berwujud inilah menjadi diskusi yang menarik pada acara Diskusi Kamisan “Lake Toba Coffee Evening” untuk menyikapi hasil jajak pendapat masyarakat terhadap Pembangunan kawasan Danau Toba, Kamis malam (17/3/2016).

Baca...

Jajak Pendapat: Harapan Masyarakat untuk Pembangunan di Kawasan Danau Toba

opinion_poll

JAKARTA, DanauToba.org — Hasil jajak pendapat (opinion polling) di media sosial YPDT mengenai 3 hal yang paling diinginkan masyarakat untuk pembangunan Kawasan Danau Toba (KDT), antara lain: infrastruktur, lingkungan, dan Sumber Daya Manusia. Selain itu, ada juga dua hal lain yang cukup penting disampaikan responden, yaitu: kebijakan/peraturan dan keamanan (security).

Baca...