Mengapa Pihak Asing Bukan Kita yang Membangun di Kawasan Danau Toba?

Kemenpar (duduk di tengah) memimpin rapat Progress Visioning Master Plan Destinasi Pariwisata Prioritas Danau Toba.

  JAKARTA, DanauToba.org — “Mengapa pihak asing bukan kita yang membangun Kawasan Danau Toba (KDT)?” pertanyaan ini keluar dari beberapa pegiat dan pemerhati kawasan Danau Toba. Salah satu komentar berasal dari Ketua Umum Yayasan Pencinta Danau Toba (Ketum YPDT), Maruap Siahaan menyoal Pembangunan KDT yang dikelola oleh Badan Otorita Pengelolaan Kawasan Pariwisata Danau Toba (BOPKPDT) dengan menggandeng konsultan perencana asing, Aedas.

Baca...

Masyarakat Adat Dapat Menuntut Hak Atas Tanahnya yang “Dirampas”

WhatsApp Image 2016-10-14 at 11.54.13

JAKARTA, DanauToba.org — Hak masyarakat adat atas tanahnya di negeri kita ini banyak dirampas para oknum yang bermain dengan memelintir UU, khususnya pasal 4 UU No. 5 Tahun 1960 tentang Agraria (biasanya disebut UU PA). Pasal 4 UU PA inilah yang dijadikan para oknum tidak bertanggung jawab untuk merampas tanah adat atau ulayat demi keuntungan mereka. Masyarakat adat dirugikan melalui permainan tersebut.

Baca...

Mengangkat Ulos Menjadi Media Diplomasi Kebudayaan

8158df5a-22e4-47b6-9e95-448c0379e373

JAKARTA, DanauToba.org — Ulos adalah salah satu kekayaan warisan leluhur bangsa Batak. Kondisi warisan leluhur tersebut makin tergerus oleh minimnya minat kita mencintai ulos. Generasi muda makin tidak banyak mengetahui dan mamahami makna ulos itu sendiri. Padahal sesungguhnya ulos mampu menjadi media diplomasi kebudayaan yang sejajar dengan peninggalan warisan leluhur Indonesia lainnya, seperti batik misalnya.

Baca...

Panitia GCDT II Terbentuk

WhatsApp Image 2016-09-22 at 21.41.16

JAKARTA, DanauToba.org — Gerakan Cinta Danau Toba (GCDT) sudah menjadi kegiatan tahunan Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT). Pada 2015, GCDT I berhasil dilaksanakan di 7 kabupaten. Gaung GCDT I tersebut dirasakan bermanfaat bagi masyarakat di Kawasan Danau Toba (KDT). Salah satunya adalah masyarakat di Kabupaten Dairi. Mereka menantikan kembali GCDT II tahun 2016 ini.

Baca...