Pariwisata Danau Toba Membutuhkan Pembenahan Serius

Danau Toba

JAKARTA, DanauToba.org — Publik Indonesia sudah mengetahui bahwa Kawasan Danau Toba telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia sebagai salah satu dari 10 destinasi unggulan pariwisata di Indonesia. Hal tersebut sudah digulirkan pemerintah sejak 2015 dan pada 2016 menjadi titik berangkatnya, apalagi setelah dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2016 Tentang Badan Otorita Pengelolaan Kawasan Pariwisata Danau Toba. Sejak tahun tersebut hingga sekarang tampaknya pariwisata Danau Toba membutuhkan pembenahan serius.

Baca...

Pengelolaan Sampah di Kawasan Danau Toba: Butuh Komitmen dan Dimulai dari Kesadaran

Sampah-sampah dan enceng gondok di dermaga Baktiraja. (Foto: JM, 2017)

JAKARTA, DanauToba.org ─ Sampah merupakan salah satu permasalahan yang masih belum terselesaikan di kawasan Danau Toba. Hampir di setiap titik di sepanjang pantai maupun perkampungan di pinggir Danau Toba, kita temukan sampah berserakan maupun menumpuk. Ketika saya mengunjungi daerah Bakara di Humbang Hasundutan pertengahan April 2017 lalu, sampah juga masih bagian dari persoalan.

Baca...

Kartini Batak

394wanita_batak_batakgaul

JAKARTA, DanauToba.org — Bukan lagi hendak mengingat kampaye Pilkada DKI Jakarta. Hanya, persis di tanggal 21 April, hari lahirnya RA Kartini, saya teringat Nurmala Kartini Panjaitan, mantan Duta Besar RI untuk Republik Argentina merangkap Republik Paraguay yang dikenal dengan nama Kartini Sjahrir, adik dari Jend (Purn) Luhut Binsar Panjaitan. Penambahan Sjahrir sendiri di belakang namanya, diambil dari nama almarhum suaminya, Sjahril.

Baca...

Refleksiku pada HUT Kemerdekaan RI ke-71

HUT_RI_71

DAIRI, DanauToba.org — Danau Toba merupakan anugerah Tuhan terhadap Bangso Batak yang tinggal di kawasan sekitarnya sebagai sumber kehidupan. Filosofi Batak “Aek Natio, Tao Nauli, Mual Hangoluan” atau dalam arti harafiahnya air yang jernih, danau yang indah, sumber kehidupan menegaskan bahwa Danau Toba memiliki relasi yang kuat antara manusia, air, dan hutan yang ada di sekeliling Danau Toba. Pola relasi ini membentuk ekosistem Danau Toba.

Baca...

Sadar Wisata dan Sapta Pesona

Logo Sapta Pesona

Konsep Sadar Wisata dan Sapta Pesona Sadar Wisata dapat didefinisikan sebagai sebuah konsep yang menggambarkan partisipasi dan dukungan segenap komponen masyarakat dalam mendorong terwujudnya iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di suatu wilayah dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sapta Pesona merupakan jabaran konsep Sadar Wisata yang terkait dengan dukungan dan peran masyarakat sebagai tuan rumah dalam upaya untuk menciptakan lingkungan dan suasana kondusif yang mampu mendorong tumbuh dan berkembangnya industri pariwisata melalui perwujudan tujuh unsur dalam Sapta Pesona tersebut. Logo Sapta Pesona berbentuk matahari tersenyum yang menggambarkan…

Baca...

Jansen Sinamo: Danau Toba Mampu Merpersatukan Orang Batak

Jansen H. Sinamo_suara batak

JAKARTA, DanauToba.org — Jaman sekarang, makin sulit puak-puak orang Batak untuk berkomunikasi. Di pertemuan adat, orang-orang Batak semakin tepecah-pecah karena mereka membanggakan marganya, adatnya, dan gaya adatnya. Kalau kita mau berkomunikasi dengan orang Pakpak, Karo, Toba, dan Simalungun tidak ada forum yang menjembatinya. Karena itu, masing-masing suku-suku Batak itu mempunyai organisasinya sendiri. Kalau begitu bagaimana kita dapat mempersatukan orang-orang Batak tersebut? Demikian ungkap Jansen Sinamo dalam acara Memasuki Sekretariat Baru Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) di Jl. Mesjid Bendungan No. 13 RT. 001 RW 007, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (25/2/2016).

Baca...

Makna dan Filosofi Rumah Batak yang Perlu Kita Ketahui

Rumah Batak

JAKARTA, DanauToba.org — Suku Batak terdiri dari enam kelompok puak yang sebagian besar menempati daerah Sumatera Utara, terdiri dari Angkola/Mandailing,Karo, Simalungun, Pakpak, dan Toba. Suku Batak Toba adalah masyarakat Batak Toba yang bertempat tinggal sebagai penduduk asli di sekitar Danau Toba di Tapanuli Utara. Pola perkampungan pada umumnya berkelompok. Kelompok bangunan pada suatu kampung umumnya dua baris, yaitu barisan Utara dan Selatan. Barisan Utara terdiri dari lumbung tempat menyimpan padi dan barisan atas terdiri dari rumah Batak (rumah adat), dipisahkan oleh ruangan terbuka untuk semua kegiatan sehari-hari.

Baca...